Kesadaran Diri & Negara Maju

Kenapa saya mengetik tentang kesadaran diri dan negara maju?

Mari kita lihat definisi dari negara maju itu sendiri. Menurut Wikipedia Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. Kebanyakan negara dengan GDP per kapita tinggi dianggap negara maju. Namun beberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber daya alam (seperti Nauru melalui pengambilan fosfor dan Brunei Darussalam melalui pengambilan minyak bumi) tanpa mengembangkan industri yang beragam, dan ekonomi berdasarkan-jasa tidak dianggap memiliki status ‘negara maju’. Sedangkan Negara berkembang adalah istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan suatu negara dengan kesejahteraan material tingkat rendah. Karena tidak ada definisi tetap negara berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di dalam negara berkembang tersebut. Sejumlah negara berkembang memiliki standar hidup rata-rata yang tinggi.
Negara Indonesia dianggap sebagai ekonomi awal dan berkembang menurut Laporan Ekonomi Dunia Dana Moneter Internasional, April 2010. Mengapa Indonesia tidak termasuk dalam negara maju? padahal kita tahu Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah. Menurut web thelarkinbrigade ada 8 alasan mengapa Indonesia belum jadi negara maju, yang saya soroti juga adalah alasan nomor satu dimana disitu tertulis KURANG DISIPLIN. Sebagai contoh nyata yang saya alami sendiri saat bersama ojol atau ojek online sepulang kerja dari kantor setelah saya lembur dimana saya bersama sang driver sampai di perlintasan kereta api di stasiun Kemayoran. Saat itu palang kereta sudah turun dan dibelakang saya ada pengendara yang tidak sabaran menunggu hingga menabrak-nabrakan ban motornya ke motor driver yang saya tumpangi. Sesaat saya mau sampai ditujuan sang driver berkata kepada saya “jadi orang kok ga sabaran ya mas, padahal itu juga driver lagi bawa penumpang (kondisi saat ojol lain menerobos lampu merah), gimana negara kita mau maju kalo orang-orangnya pada ga sadar diri.” Saya mendengar kalimat tersebut sontak menjawab “ya pak, susah kalo ga sadar dari diri sendiri ga disiplin jadi susah negaranya mau maju juga.” Yup….pembicaraan singkat ini yang membuat saya “sadar” untuk memperbaiki diri sendiri dulu, dan tidak menyalahkan pihak lain. Jika kita selalu merasa benar, tidak sabaran, tidak taat atau patuh atas suatu aturan maka akan sangat lambat negara ini untuk bisa jadi negara yang maju. Jangan salahkan Presidennya atau anggota-anggotanya, tapi marilah sadar dari diri sendiri dulu dan mulai mengingatkan anggota keluarga dan teman sekitar untuk disiplin agar negara ini bisa menjadi negara yang maju. Dengan kesadaran dan disiplin negara ini bisa terbebas dari “korupsi”. Mari kita dukung Indonesia menjadi negara maju.

Langit, Awan & Matahari

Foto – foto ini hanya hasil jepretan dari handphone tanpa efek apapun.
Hanya melihat objek seperti awan, langit dan matahari pagi ataupun sore, karna begitu indah menurut saya hasil karya Sang Pencipta yang membuat saya belajar bersyukur mengenai alam semesta ini.
Objek foto menurut saya adalah apapun itu asal merupakan moment bagus bagi juru foto. Karna lewat foto kita bisa mendapat suatu kenangan atau ingatan pada masa – masa tersebut yang bisa membuat kita tersenyum, tertawa, sedih, dan bahkan menitihkan air mata.

Handphone : Pocophone F1 (6/128)
Taken : Saya (DJ Godek)

Foto Rekreasi ke Ancol

Dari sebuah foto bisa muncul beberapa cerita yang berkesan buat kita baik yang berkesan negatif maupun positif. Kali ini foto saya bersama 2 teman saya ini adalah yang berkesan positif, karna kami disini smua bersenang – senang dari pagi. Kami lari pagi di Ecopark. Disana banyak yang lari pagi, ada yang senam, ada yang bersepeda santai dan ada juga yang menikmati kuliner yang ada di Ecopark. Di Ecopark ada beberapa “lapangan” atau rerumputan yang bisa digunakan untuk bermain bola, bermain bulu tangkis, atau ada juga yang digunakan untuk bersantai menggunakan tikar sambil makan bersama keluarga.
Selain itu kita bisa menikmati pemandangan pantai, bermain pasir atau membeli ikan segar. Banyak terdapat tempat makan di Ancol, tapi kami singgah di Seaside Suki Restaurant. Kami memilih menu all you can eat dengan harga 99ribu ++, harga tersebut belum termasuk minum ya. Untuk harga segitu dengan pilihan suki yang cukup banyak dan juga daging yang bisa kita refill kembali menurut saya itu sudah worth it banget.
Selesai makan kami melanjutkan untuk menikmati wahana Gondola dengan harga 70ribu per orang. Sebelum masuk ke wahana kita akan diberi stempel atau cap di tangan sebagai bukti registrasi wahana Gondola tersebut. Di dalam Gondola kita bisa menikmati pemandangan pantai, dufan dan sekitar wilayah Ancol.